Stasiun Bogor bukan sekadar titik pemberhentian transportasi; ia adalah gerbang waktu yang menghubungkan modernitas komuter Jabodetabek dengan jejak kolonial masa lalu.
Dibangun pertama kali pada tahun 1881, Stasiun Bogor awalnya bernama Station Buitenzorg. Gedung yang kita lihat sekarang merupakan hasil renovasi besar pada tahun 1882 oleh perusahaan kereta api negara, Staatsspoorwegen.
Gaya bangunannya kental dengan nuansa Neoklasik. Fasad depan yang megah mencerminkan gaya hidup pejabat Belanda yang dulu sering bolak-balik Batavia-Buitenzorg untuk beristirahat di Istana Bogor.


